Senin, 13 Juli 2009

Menstruasi...

Walaupun judul di atas terlihat hanya untuk kaum wanita, bukan berarti kaum pria tidak dapat membacanya atau tidak berguna bagi kalian. Pasti ada seseorang dalam hidup kalian yang berjenis kelamin perempuan seperti ibu, tante, adik, kakak, istri, pacar, bahkan teman anda. Semoga dengan membaca tulisan ini membuat kalian lebih memahami salah satu siklus hidup yang kami rasakan setiap bulannya.. :)

I. Gambaran Umum

Menstruasi adalah pengeluaran darah dari dinding rahim secara berkala yang terjadi karena luluhnya bagian dinding rahim yang dipersiapkan bagi embrio. Wanita mendapat menstruasi pertama kali (menarche) pada usia 10 sampai 14 tahun. Sebagian besar ditemukan rata-rata lama menstruasi 3-5 hari dianggap normal dan lebih dari 9 hari dianggap tidak normal. 

Jumlah darah yang keluar rata-rata 16 cc, pada wanita dengan anemia defisiensi besi jumlah darah menstruasinya lebih banyak. Lama siklus menstruasi rata-rata 28 hari, 14 hari persiapan untuk ovulasi dan 14 hari selanjutnya endometrium disiapkan untuk kedatangan ovum yang telah dibuahi. 

 Keluhan menstruasi meliputi

  1. Tidak datangnya menstruasi selama beberapa bulan (amenorea)
  2. Menstruasi yang berlebihan baik dalam jumlah maupun lama menstruasi (hipermenorea)
  3. Nyeri menstruasi (dismenorea),
  4. dan Premenstrual Syndrome (PMS)

II. Keluhan Menstruasi

Keluhan utama yang dihadapi remaja wanita menjelang dan saat menstruasi adalah

  1. Keram di bawah perut
  2. Sakit pinggang
  3. Sakit pada payudara
  4. Lemah dan lesu
  5. Lebih emosional
  6. Muncul jerawat
  7. Stres
  8. Sulit tidur
  9. Pusing
  10. Mual
  11. Jarang kencing,
  12. dan berat badan meningkat.

III. Penyebab

Amenorea primer umumnya mempunyai penyebab yang lebih berat dan sulit diketahui, seperti kelainan genetik. Sedangkan amenorea sekunder disebabkan oleh gangguan gizi, gangguan metabolisme, tumor, dan penyakit infeksi.

Dismenore dibagi menjadi dismenore primer, yaitu bila tidak disebabkan oleh kelainan ginekologik (organ-organ reproduksi) dan dismenore sekunder, yaitu bila disebabkan oleh kelainan ginekologik.

PMS disebabkan oleh keturunan, hormonal, psikis, dan lingkungan.

IV. Pencegahan

  1. Mencegah stres
  2. Pola makan teratur
  3. Tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu asam ataupun pedas
  4. Tidak terlalu lelah dan istirahat teratur, dan
  5. Yang paling mempengaruhi adalah tidur cukup.


V. Pengobatan

  1. obat analgetik
  2. terapi hormon
  3. obat-obatan diuretik


VI. Penanggulangan

  1. Memahami tentang diri dan pengalaman masa lalu menghadapi menstruasi
  2. Memahami faktor yang memperparah keluhan
  3. Istirahat atau berbaring di tempat tidur, berganti-ganti posisi istirahat dari posisi terlentang dengan kaki lebih tinggi dari perut higga posisi telungkup seperti berenang
  4. Mengompres bagian perut yang sakit dengan air panas,
  5. Dapat dilakukan kegiatan olahraga atau pijat untuk meredakan ketegangan otot,
  6. Sebaiknya menghindari olahraga untuk menurunkan berat badan menjelang dan saat menstruasi,
  7. Apabila berbagai upaya telah dilakukan tetapi masih merasakan keluhan yang serius,
  8. dan sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

VII. Diet yang diberikan

  1. Mengurangi asupan garam ke dalam tubuh
  2. Membatasi konsumsi minuman beralkohol
  3. Minumlah susu
  4. Memperbanyak makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks
  5. Sedikitnya tetap minum air tak kurang dari 600 mL per hari
  6. Mengurangi kopi, gula, coklat dan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana (refined carbohydrate) seperti mie dan roti
  7. Meningkatkan konsumsi sayur dan buah (termasuk jus)
  8. Meningkatkan konsumsi makanan sumber vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, C, E
  9. Mengkonsumsi makanan sumber mineral seng (Zn), zat besi (Fe), kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan chromiun (Cr)
  10. Mengkonsumsi asam lemak esensial, mmengkonsumsi asam lemak omega-3, omega-6
  11. Meningkatkan konsumsi protein hewani (lauk pauk).

Semoga tulisan saya ini cukup membantu anda dan jangan lupa mencari opini lain untuk melengkapi referensi ini. Terima kasih...

10 komentar:

  1. saya pernah dengar kalau sedang mengalami nyeri haid akan berkurang rasa nyeri nya kalau makan coklat...apa betul begitu?

    BalasHapus
  2. Pantes yah ada yang namanya PMS hehehe

    BalasHapus
  3. bagaimana cara mengurangi mual saat PMS itu datang????

    BalasHapus
  4. Mahani... Terima kasih atas kesediaannya mengunjungi blog ini...

    Untuk pertanyaan "saya pernah dengar kalau sedang mengalami nyeri haid akan berkurang rasa nyeri nya kalau makan coklat...apa betul begitu?"

    Pada tulisan saya di atas pada VII. Diet yang diberikan ada point menyebutkan Mengurangi kopi, gula, coklat dan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana (refined carbohydrate) seperti mie dan roti.

    Kopi, gula, dan coklat dianggap dapat meningkatkan kadar estrogen yang nantinya dapat memicu lepasnya prostaglandin. Prostaglandin akan merangsang kontraksi uterus dan otot polos lainnya sehingga memungkinkan rasa sakit itu malah akan meningkat.

    Jika ada yang menyarankan untuk mengkonsumsi coklat saat merasa nyeri akibat menstruasi mungkin karena coklat mengandung theobromine, tryptophan, phenethylamine, dan kafein yang bekerja memicu hormon serotonin sehingga menenangkan pikiran dan mental.

    Sekian jawaban dari saya. Apabila ada hal yang kurang dimengerti dapat ditanyakan kembali...

    Terima kasih...

    BalasHapus
  5. Untuk alit... Terima kasih atas kesediaannya untuk mengunjungi blog ini... Ditunggu kritikannya akan tampilan blog ini & tidak lupa bantuannya untuk mengubah tampilan blog agar lebih menarik... :)

    Iya... PMS inilah yang membuat wanita terasa lebih sensitif dibandingkan biasanya...

    BalasHapus
  6. Untuk Gina... Terima kasih atas kesediaannya mengunjungi blog ini...

    Untuk pertanyaan "bagaimana cara mengurangi mual saat PMS itu datang????"

    Enzim phytoestrogen pada kacang kedelai terbukti dapat mengurangi gejala pra menstruasi. Enzim Phytoestrogen tersebut adalah cikal bakal estrogen, sehingga bila dikonsumsi lebih banyak dapat mengurangi kram, rasa mual dan pusing.

    Sekian jawaban dari saya. Apabila ada hal yang kurang dimengerti dapat ditanyakan kembali...

    Terima kasih...

    BalasHapus
  7. bagaimana dg konsumsi jamu tradisional..bolehkah?

    BalasHapus
  8. mw nanya donk...
    gmn sih pengobatan dgn terapi hormon itu...
    apa ada refensi'y n spt apa... krn sy srg mengalami mslh dgn PMS...

    BalasHapus
  9. Untuk Astrid... Terima kasih telah mengunjungi blog ini...

    Sebenarnya saya kurang menguasai bahasan ini... Tapi saya akan mencoba menjawabnya...

    Banyak orang yang mempunyai kepercayaan mengkonsumsi jamu tradisional dapat mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Dan hal ini sifatnya individual, dalam arti ada seseorang yang merasakan berkurangnya rasa sakit saat menstruasi ada pula yang tidak merasakan efeknya sama sekali. Setau saya belum ada penelitian yang membuktikan bahwa jamu tradisional dapat mengurangi rasa sakit saat menstruasi.

    Ada informasi bahwa mengkonsumsi jamu tradisional dapat menyebabkan kerusakan hati.
    Kita tahu, dalam bahan berkhasiat yang masih kasar terkandung pula zat-zat lain, yang mungkin tidak bermanfaat dan bisa jadi merugikan tubuh. Tidak setiap yang berasal dari alam, tentu selalu boleh bebas dikonsumsi. Kita tahu ada singkong beracun, ada jamur beracun, dan ada pula ikan laut beracun.Tidak semua bahan berkhasiat yang dijual bebas di pasar sudah teruji toksikologinya. Termasuk jamu warisan nenek moyang yang mungkin betul berkhasiat, tetapi masih menyandang efek samping yang bisa jadi merugikan tubuh dan belum teruji aman untuk dikonsumsi.Kita tahu, organ hati yang memikul beban racun bawaan bahan berkhasiat yang kita konsumsi. Hanya sekali-dua kali mengonsumsinya mungkin belum berefek buruk. Jika beban hati memikul racun itu dipikul bertahun-tahun, hati akan rusak juga. Riset Depkes di tahun 1970-an mengungkapkan tingginya angka kerusakan hati mereka yang mengonsumsi bahan berkhasiat alam (studi dilakukan di Palembang).

    Saya pun seseorang yang juga mengkonsumsi jamu tradisional dalam jumlah terbatas. Biasanya saya membatasi mengkonsumsi jamu kunyit asam satu kali semingggu.

    Jadi dalam mempertimbangkan bahan berkhasiat, yang tidak nakal sekalipun, kita perlu pula menghitung efek samping selain keamanannya. Membaca kebiasaan Anda mengonsumsi jamu selama ini ada beberapa yang perlu diperhatikan berikut ini:
    1. Perlu dilihat, apakah jamu yang selama beberapa tahun terakhir ini dikonsumsi berasal dari jamu yang nakal. Bila benar, hentikan saja, kendati benar memberi efek mengenakkan badan. Berkhasiat saja tak cukup kalau ternyata tidak aman dikonsumsi. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang mungkin sudah menimpa tubuh Anda, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kepadatan tulang (densitometri), gula darah, tekanan darah, selain fungsi hati dan ginjal. Jika ada yang abnormal, segera dikoreksi.

    2. Susahnya, kerusakan hati dan ginjal belum tentu bisa pulih, kendati pemakaian bahan yang tidak aman itu sudah dihentikan, sehingga harus diterima sebagai kenyataan. Kita tahu, kebiasaan gampang minum obat warung dan obat dokter sering berakibat buruk pada ginjal juga. Demikian pula tak mungkin bisa pulih kembali jika tulang sudah jadi keropos oleh pemakaian kortikosteroid dalam jamu nakal.

    3. Kalau ditanya apakah masih boleh mengonsumsi jamu, tentu saja tidak ada larangan untuk itu. Namun, perlu lebih bijak dalam memilih, dan tidak boleh beranggapan kalau jamu, bahan berkhasiat, atau ramuan warisan nenek moyang itu sebagai obat. Apalagi kalau diklaim sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.

    Sumber ini akan baik sebagai referensi (http://www.balita-anda.com/cetak.php?id=232)

    Akan lebih baik jika menggunakan cara yang dianggap aman (tanpa mengkonsumsi bahan-bahan yang belum terbukti khasiat & keamanannya) untuk mengurangi rasa sakit saat menstruasi seperti mengkompres perut dengan lap hangat, melakukan gerakan peregangan.

    Sekian jawaban dari saya. Apabila ada hal yang kurang dimengerti dapat ditanyakan kembali... Dan jangan lupa mencari opini lain untuk melengkapi referensi ini.

    Terima kasih..

    BalasHapus
  10. w2t...mau tanya dunk...Perut saya selalu mengalami sakit pada saat haid hari pertama? Apakah penyebabnya dari makanan yang saya konsumsi?

    BalasHapus